Langsung ke konten utama

Tingkatan kualitas koin maupun uang kertas

Kawan, terkadang kita mengira bila semua koin layak untuk dikoleksi. Namun nyatanya tidak semua uang koin bisa dikoleksi maupun dijual kembali. Ada beberapa tingkatan yang mempengaruhi kualitas dan nilai jual tersendiri bila kita hendak menjual kembali. Apa saja tingkatan tersebut? Berikut adalah tingkatan kualitas uang logam maupun kertas mulai.yang terbaik hingga yang kurang baik:

UnC : Un Circulated

Kondisi dimana uang tersebut belum sempat beredar luas di masyarakat baik kertas maupun koin. Rata-rata kondisi uang tersebut masih tersegel oleh pembungkus sehingga terjamin kondisi uang tersebut dari lecet maupun rusak.

XF: eXtreme Fine

Uang level UnC yang telah terbuka atau uang yang sudah beredar di masyarakat dimana kondisinya tak ada cacat dan  terlihat jelas ukiran dan nominalnya

VF: Very Fine

Tingkatan lanjutan yang sering diburu para kolektor karena kondisinya baik dan jarang ada rusak baik  untuk koin maupun uang kertas.

F: Fine

Dibawah VF dimana uang tersebut layak koleksi namun ada sedikit aus maupun cacat walau tak terlalu banyak dan dapat dilihat bentuknya dengan kasat mata baik koin maupun uang kertas.

G: Good

Tingkat menengah bawah pada koin yang ada cacat maupun aus pada koin namun masih dapat dikenali.

P: Poor

Kondisi terbawah koin dimana koin tersebut tidak dapat dikenali rupa maupun bentuk koin tersebut. Sehinggga hanya terlihat ukiran tipis yang tak terbaca.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

koin yang terlupakan

koin tak selamanya bulat, ya memang ada beberapa koin yang memiliki rupa yang tak lazim, misalnya saja uang 1 cent king george V yang berbentuk kotak, uang cent hongkong yang berbentuk bunga, atau hexagonal seperti uang cent australia. kawan, membahas rupa koin, saya ingin membahas sedikit cerita tentang "koin yang terlupakan" oleh kita, terutama orang jawa khususnya.
seperti pada gambar dibawah ini, barisan logam pipih ini bukanlah besi yang digunakan sebagai kancing celana jeans atau untuk jaket. jika kita amati lagi akan nampak perbedaannya. meski tampak kusam, sejatinya ini adalah salah satu alat tukar yang pernah digunakan pada masa dahulu, dan sebenarnya gambar dibawah adalah koin yang terbuat dari perak. benar gambar ini adalah uang perak yang memiliki kadar perak hingga 80 persen dan memiliki kandungan emas 20 persen


koin di atas adalah koin perak kerajaan majapahit, sekitar abad 11-13 masehi. walau sejatinya ini adalah koin milik kerajaan sriwijaya, tetapi karena ban…

kamus numismatik #2

B B: Prefix pada uang kertas pendudukan kerajaan Jepang pada PD II singkatan “Burma”. B: Singkatan dari logam untuk Brass (kuningan) BAATH (B): Nama mata-uang negara Thailand. (Lihat : Mata-uang negara-negara di dunia) BACK: Sisi belakang dari uang kertas, kalau pada coin disebut “reverse” (lawanya "obverse) BAISA: Mata-uang pecahan kecil negara Oman ( 1.000 Baisa = 1 Rial ). LIHAT : mata-uang negara-negara dunia BALBOA (B): Nama mata-uang negara Panama. Pecahan cent-nya disebut Centesimo.(Lihat : Mata-uang negara-negara di dunia) BAMBOOGELD TOKEN: Atau Uang Bambu. Toekn yang terbuat dari bambu dan berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah pada daerah tertentu yang ditetapkan. seperti : Token Bamboo Tjirohani, Uang bambo yang berlaku di perkebunan "Tjirohani" - Sukabumi 1870-1885. BAN: mata-uang pecahan Cent negara Moldova ; Romania ( 100 Ban = 1 Leu ). Sebelumnya memakai Rubel BANGKA (BANKA): Merujuk pada nama-nama Perusahaan dari TOKEN TIMAH BANKA,Hampir setelah 15…

Rubel, saksi hidup rusia yang masih eksis