Langsung ke konten utama

Uang "timbangan"

"Jika masa kecil anda pernah jajan pakai uang ini, seharusnya anda sudah di akhirat sekarang" (bercanda kawan )

Bila kawan sering lihat film aksi mandarin terutama jaman kerajaan, pasti tak asing dengan "uang timbangan" yang satu ini.
Kawan, kadang alat transaksi tak selamanya berbentuk kepingan logam bulat. Ada beberapa alat yang tetap dianggap sah meski rupanya tak seperti uang pada umumnya.

Contohnya saja seperti benda dibawah ini. Sekilas seperti timbangan beras atau kapal-kapalan yang terbuat dari logam. Tetapi sebenarnya ini adalah alat penukaran sah yang di kawasan asia timur, lebih tepatnya di daratan china yang sering disebut dengan sebutan "tahil" yang berarti "bobot" .

Ada aneka jenis bahan utama pembuatan tahil, ada yang terbuat dari emas, perak, dan perunggu dengan berat rata-rata 2,5 gram. Untuk yang berbahan perunggu saja bisa digunakan untuk membeli kerbau pada masa lalu menurut senior saya. Bayangkan yang perak dan emas yang saat ini saja sudah mulai mahal. Dan hingga saat ini, tahil emas masih tetap digunakan sebagai alat investasi karena saat ini sudah dianggap sebagai emas batangan.

Namun tak semua bisa bernasib sama seperti kakaknya, si tahil emas. Nasib tahil perunggu kini serupa dengan barang antik yang sudah waktunya untuk beristirahat. Hanya saja ada nilai historis yang masih melekat padanya, kini raga ringkih nan berlumut itu mulai diperhatikan oleh para pecinta sejarah karena nilai eksotisnya, walau tak semahal nilainya terdahulu, tetapi sisa jayanya masih tetap terpancar dari setiap sudutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

koin yang terlupakan

koin tak selamanya bulat, ya memang ada beberapa koin yang memiliki rupa yang tak lazim, misalnya saja uang 1 cent king george V yang berbentuk kotak, uang cent hongkong yang berbentuk bunga, atau hexagonal seperti uang cent australia. kawan, membahas rupa koin, saya ingin membahas sedikit cerita tentang "koin yang terlupakan" oleh kita, terutama orang jawa khususnya.
seperti pada gambar dibawah ini, barisan logam pipih ini bukanlah besi yang digunakan sebagai kancing celana jeans atau untuk jaket. jika kita amati lagi akan nampak perbedaannya. meski tampak kusam, sejatinya ini adalah salah satu alat tukar yang pernah digunakan pada masa dahulu, dan sebenarnya gambar dibawah adalah koin yang terbuat dari perak. benar gambar ini adalah uang perak yang memiliki kadar perak hingga 80 persen dan memiliki kandungan emas 20 persen


koin di atas adalah koin perak kerajaan majapahit, sekitar abad 11-13 masehi. walau sejatinya ini adalah koin milik kerajaan sriwijaya, tetapi karena ban…

kamus numismatik #2

B B: Prefix pada uang kertas pendudukan kerajaan Jepang pada PD II singkatan “Burma”. B: Singkatan dari logam untuk Brass (kuningan) BAATH (B): Nama mata-uang negara Thailand. (Lihat : Mata-uang negara-negara di dunia) BACK: Sisi belakang dari uang kertas, kalau pada coin disebut “reverse” (lawanya "obverse) BAISA: Mata-uang pecahan kecil negara Oman ( 1.000 Baisa = 1 Rial ). LIHAT : mata-uang negara-negara dunia BALBOA (B): Nama mata-uang negara Panama. Pecahan cent-nya disebut Centesimo.(Lihat : Mata-uang negara-negara di dunia) BAMBOOGELD TOKEN: Atau Uang Bambu. Toekn yang terbuat dari bambu dan berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah pada daerah tertentu yang ditetapkan. seperti : Token Bamboo Tjirohani, Uang bambo yang berlaku di perkebunan "Tjirohani" - Sukabumi 1870-1885. BAN: mata-uang pecahan Cent negara Moldova ; Romania ( 100 Ban = 1 Leu ). Sebelumnya memakai Rubel BANGKA (BANKA): Merujuk pada nama-nama Perusahaan dari TOKEN TIMAH BANKA,Hampir setelah 15…

Rubel, saksi hidup rusia yang masih eksis